Pembukaan underpass dan Simpang Joglo kurangi kepadatan dan tingkatkan ekonomi
Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menyambut baik dibukanya Underpass Joglo dan Simpang Joglo di Nusukan, Kota Solo, Sabtu (11/01/2025).
Elshinta.com - Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menyambut baik dibukanya Underpass Joglo dan Simpang Joglo di Nusukan, Kota Solo, Sabtu (11/01/2025). Dalam wawancara, Teguh menjelaskan dampak positif pembangunan ini bagi masyarakat. Dijelaskan bahwa pembangunan ini akan memperlancar jalur ekonomi, terutama angkutan berat ke arah timur maupun tol.
"Dengan selesainya pembangunan ini, kita harapkan ekonomi Kota Solo akan meningkat," ujar Teguh di sela-sela peninjauan.
Salah satu tantangan yang sempat dihadapi adalah genangan air di kawasan Sambirejo, Nusukan, akibat aliran sungai dari timur dan utara. Pemerintah telah memperbesar saluran air di Sungai Jenes untuk mempercepat aliran dan mengatasi masalah tersebut.
"Kita telah komunikasi dengan Bu Wamen, untuk menyelesaikan masalah tersebut," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (13/1).
Lebih lanjut, ia berharap pembangunan ini akan menimbulkan ekonomi baru, terutama bagi warga yang terdampak pembangunan sudah ada kompensasi. "Kita telah menyediakan ganti rugi bagi warga yang terdampak, ini juga memberikan dampak ekonomi yang lain," ujar Teguh.
Teguh menjelaskan bahwa pemerintah akan mengatur lalu lintas untuk menghindari kecelakaan. Berikut, memantau jumlah lalu lintas dan menentukan jalur mana yang akan diberi traficlight. Dengan pembangunan yang telah dibuka ini akan mengurangi 4 titik kemacetan di Kota Solo, yaitu Gilingan, Sumber, Mojosongo, dan Unisri.
Pada kesempatan itu, Mudo Priyatno, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, mengatakan bahwa jalur baru ini masih bisa membuat masyarakat kebingungan. "Kita telah memasang rambu-rambu sementara dan menempatkan petugas di lokasi," ujar Mudo.